Kamis, 28 Oktober 2010

Soempah Pemoeda


SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA
Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA
Djakarta, 28 Oktober 1928
Tidak terasa sudah 82 tahun berlalu semenjak dikumandangkannya Ikrar Sumpah Pemuda.Delapan puluh dua tahun silam, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928, para pemuda yang berasal dari berbagai organisasi pemuda yang ada pada waktu itu, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bong, Sekar Rukun, PPPI, Pemuda Kaum Betawi, dll, berkumpul dalam suatu kongres yang disebut dengan Kongres Pemuda II. Berikut ini adalah panitia dari Kongres Pemuda II:

Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi)
Peserta :
  1. Abdul Muthalib Sangadji
  2. Purnama Wulan
  3. Abdul Rachman
  4. Raden Soeharto
  5. Abu Hanifah
  6. Raden Soekamso
  7. Adnan Kapau Gani
  8. Ramelan
  9. Amir (Dienaren van Indie)
  10. Saerun (Keng Po)
  11. Anta Permana
  12. Sahardjo
  13. Anwari
  14. Sarbini
  15. Arnold Manonutu
  16. Sarmidi Mangunsarkoro
  17. Assaat
  18. Sartono
  19. Bahder Djohan
  20. S.M. Kartosoewirjo
  21. Dali
  22. Setiawan
  23. Darsa
  24. Sigit (Indonesische Studieclub)
  25. Dien Pantouw
  26. Siti Sundari
  27. Djuanda
  28. Sjahpuddin Latif
  29. Dr.Pijper
  30. Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
  31. Emma Puradiredja
  32. Soejono Djoenoed Poeponegoro
  33. Halim
  34. R.M. Djoko Marsaid
  35. Hamami
  36. Soekamto
  37. Jo Tumbuhan
  38. Soekmono
  39. Joesoepadi
  40. Soekowati (Volksraad)
  41. Jos Masdani
  42. Soemanang
  43. Kadir
  44. Soemarto
  45. Karto Menggolo
  46. Soenario (PAPI & INPO)
  47. Kasman Singodimedjo
  48. Soerjadi
  49. Koentjoro Poerbopranoto
  50. Soewadji Prawirohardjo
  51. Martakusuma
  52. Soewirjo
  53. Masmoen Rasid
  54. Soeworo
  55. Mohammad Ali Hanafiah
  56. Suhara
  57. Mohammad Nazif
  58. Sujono (Volksraad)
  59. Mohammad Roem
  60. Sulaeman
  61. Mohammad Tabrani
  62. Suwarni
  63. Mohammad Tamzil
  64. Tjahija
  65. Muhidin (Pasundan)
  66. Van der Plaas (Pemerintah Belanda)
  67. Mukarno
  68. Wilopo
  69. Muwardi
  70. Wage Rudolf Soepratman
  71. Nona Tumbel

Pada kongres pemuda inilah dibacakan teks Sumpah Pemuda. Namun, sebelumnya diperdengarkan terlebih dahulu Lagu Indonesia Raya buah karya Wage Rudolf Soepratman dengan diiringi gesekan biola beliau.
Ikrar Sumpah Pemuda ini merupakan wujud dari kebulatan tekad para pemuda saat itu yang sudah lelah ditindas penjajah. Ini merupakan tonggak pendobrak perjuangan rakyat Indonesia melawan kaum penjajah yang pada akhirnya bangsa Indonesia bisa meraih kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Nah, kita sebagai generasi penerus bangsa sudah sepantasnya mempertahankan dan mengisi kemerdekaan yang sudah susah payah bangsa kita raih. Semangat kita sebagai generasi muda bangsa tidak boleh surut untuk membangun bangsa Indonesia ini. Mari kita kobarkan semangat seperti pemuda-pemuda terdahulu. Bahkan seharusnya semangat kita bisa melebihi semangat pemuda yang terdahulu. Maju terus generasi muda Indonesia...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan Pesan Disini

Terima kasih telah berkunjung... Semoga hari-hari anda menyenangkan :)