Senin, 16 November 2009

Tux Si Maskot Linux

Para pencinta komputer terutama yang cinta mati sama Sistem Operasi "Linux" pasti sudah tidak asing lagi dengan pinguin nan polos ini. "Tux," begitulah julukan pinguin montok maskot Linux ini. Tux adalah maskot bagi Sistem Operasi Linux buah karya Linus Torvalds. Inilah sejarah singkat mengapa makhluk montok ini bisa menjadi maskot dari Linux.

Awalnya Linux tidak berlogo sampai suatu ketika Linus Torvalds (pembuat Linux) berlibur ke suatu tempat. Di tempat itu ia bertemu seekor pinguin kecil nan lucu. Namun, tanpa sengaja pinguin kecil itu menggigit jarinya. Hal ini membuat Torvalds demam berhari-hari. Peristiwa penggigitan jarinya itu oleh si pinguin kecil memberi inspirasi kepada Linus untuk menjadikan pinguin sebagai maskot dengan harapan orang-orang juga akan menjadi demam Linux dan menggunakan Linux sebagai Sistem Operasi favorit mereka. Nah, untuk nama TUX (nama sang pinguin maskot) berasal dari kata "Torvalds UniX". TUX merupakan hasil karya dari seniman Larry Ewing.

Itulah singkatnya mengapa Tux bisa menjadi maskot dari Linux.

Jumat, 16 Oktober 2009

Mystery Google Nongol di Internet

Setelah saya membaca sekilas artikel dari www.detikinet.com, saya langsung mencoba mencari 'mystery google' ini di internet. Setelah saya cari melalui search engine 'google' saya menemukan alamat situs 'google misterius' ini yaitu http://www.mysterygoogle.com/. Setelah dibuka, muncul tampilan search engine dilatarbelakangi warna hitam.



Saya coba ketikan "Programming languages" pada search engine tersebut. Setelah dilakukan proses pencarian ternyata hasil pencarian bukan tentang "Programming languages" tapi "google." Sungguh aneh bin ajaib bin nyata. Saya sendiri tidak paham mengapa itu bisa terjadi. Maksud munculnya situs ini juga belum diketahui. Apakah situs ini termasuk hasil kerja google atau pihak lain? Saya tidak tahu menau soal ini. Kita tunggu saja kabar selanjutnya...

Sabtu, 16 Mei 2009

Mempersingkat Perjalanan

Mungkin anda memiliki data yang beralamat di suatu tempat di komputer anda yang membutuhkan waktu lama untuk mencapainya. Misalkan anda memiliki data yang disimpan pada direktori sebagai berikut: E:\DATA_TITIPAN\DATA_LAMA\DOKUMEN_PENTING\

DOKUMEN_LAWAS\TUGAS_BERAT\KETIKAN\WORD_DOKUMEN\

JANUARI_07\Ketikan-penting.doc

Begitu banyak alamat yang harus dilalui sebelum mencapai file “Ketikan-penting.doc”. Mungkin bagi yang hobi mengetik akan langsung mengetikan alamat file yang panjang tersebut pada Address Bar Windows Explorer maupun mengetikan alamat tersebut pada menu Run pada Start Menu. Namun bagi yang tidak suka membuang-buang waktunya untuk mengetik alamat file sepanjang itu pasti akan mencari file secara manual dengan cara membuka satu per satu folder yang harus dilalui sampai akhirnya menemukan file tersebut. Apalagi jika ingin mengetikan alamat file tadi di Address Bar maupun di menu Run, kita harus hafal alamat dimana file itu tersimpan. Tentunya jika alamat file yang kita punya sepanjang alamat di atas atau lebih panjang lagi, kita pun rasanya tidak ada niat untuk menghafal alamat tersebut. Oleh karena itu, lebih baik membuka file secara manual daripada menghabiskan memory otak untuk menghafal alamat seluruh file yang dimiliki. Tapi jika membuka file dengan cara membuka folder-folder yang begitu banyak juga merupakan suatu hal yang membuang-buang waktu. Nah, untuk itu lebih baik kita memanfaatkan fasilitas toolbar yang disediakan Windows untuk mempersingkat perjalanan kita. Kita bisa membuat toolbar untuk folder dimana data-data yang sering diakses disimpan. Toolbar tersebut bisa kita munculkan pada Taskbar. Inilah langkah-langkah membuat Toolbar tersebut:

- Klik kanan mouse pada Taskbar lalu pilih “Toolbar” lalu pilih “New Toolbar…”

- Lalu akan muncul jendela baru dimana anda bisa memilih folder yang ingin anda buatkan Toolbar, pilihlah folder mana yang ingin anda buatkan Toolbar lalu tekan tombol “OK”

- Nah, setelah itu Toolbar anda pun akan nampak di Taskbar.

Dengan membuat Toolbar seperti itu, saya rasa akan lebih mudah untuk mencari data-data yang sering kita akses tanpa harus membuka begitu banyak folder. Kita hanya perlu meng-klik Toolbar yang kita buat tersebut, lalu mengarahkan pointer mouse pada folder-folder tempat data kita tersimpan, dan setelah data yang ingin kita akses terlihat, kita tinggal klik data atau file tersebut untuk membukanya. Cara pemakaian Toolbar seperti ini hampir sama dengan cara membuka program melalui Start Menu.

Tinggalkan Pesan Disini

Terima kasih telah berkunjung... Semoga hari-hari anda menyenangkan :)